November 26, 2010

Teliti Sebelum Membeli

Ada domba berjenggot, Ada kambing berbulu domba

Kalimat ini bisa diartikan banyak hal dan bisa dipergunakan dalam berbagai macam situasi. Bagi saya pribadi bukan hanya mengenai membeli barang yang tepat atau menggunakan uang yang ada. Tapi ini tentang memilih dan penyesalan. Berfikirlah terlebih dahulu sebelum melakukan tindakan. Sekalipun ada juga orang yang bertindak dulu, baru berfiki demikian.

Sell yourself. Ataupun prinsip kalian harus membayar apa yang kalian beli, itu yang menjadi pemikiran saya belakangan ini. Dimana dunia ini menawarkan berbagai macam hal yang manis di luar, pahit di dalam. Bungkus permennya memang menarik, tapi tidak senikmat kandungannya. Apalagi dampak negative setelah mengkonsumsinya.

Walaupun mata jasmani bisa tertipu namun hati tidak bisa berbohong. Heart can see what couldn’t be seen by the logic. Sekalipun cintanya minta ampun deh, yang rasanya habis bubar jalan bisa ngga jalan-jalan tetapi kalau dari di display sudah buruk, saya menganjurkan untuk tidak dibeli.

Entah kita memandangnya dari segi karir, asmara, pertemanan, makanan atau pendidikan. Pesan saya, telitilah sebelum membeli. Perhatikan apakah di struk atau tiket itu bersifat (biasanya) NO REFUND. Maka itulah, saya mengingatkannya sekali lagi telitilah sebelum membeli.

Toh, barang habis pakai bisa dibuang. Ataupun kalau tidak berguna bisa dipajang. Tapi perjalanan dan hubungan bukanlah sesuatu yang bisa didaur ulang. Sejauh ini saya bertahan dengan jembatan penyebrangan yang akhirnya harus diakui saya mundur. Hanya karena satu alas an sederhana, bahwa saya menyadari betapa pentingnya teliti sebelum membeli.

Contohnya, sudah tahu tidak cocok masih saja dipaksakan. Sudah tahu berasal dari dunia yang berbeda, buat apa dipertahankan. Sudah tahu kalau mereka memang jauh dari standar yang ditetapkan ataupun sebaliknya. Sudah tahu berdampak buruk dan tidak menguntungkan sedikit pun, buat apa dilakukan. Itulah manusia. Miris rasanya.

Mungkin saya belum membeli secara lunas. Tapi cicilan saya, tidak bisa dikembalikan. Oleh karena itu, we should learn from what we’ve done. Jangan pernah melakukan kesalahan yang sama. Belajarlah dari kesalahan supaya bisa berteman dengan kemenangan. Tidak semua kartu bantuan di monopoli bisa dipergunakan untuk memperbaiki kesalahan langkah hidup. Makanya, teliti sebelum membeli.

0 Comments:

Post a Comment