December 13, 2010

PEKA


Mengerti Perasaan Orang Lain

Last writings, I wrote how to say what you need to say. Because, sesamamu bukanlah Tuhan atau mahluk gaib yang bisa membaca pikiranmu, tanpa kamu mengatakannya. Sometimes we have to say the problems that made us feel angry. Walaupun rasanya tidak enak, sungkan ataupun aneh, cobalah untuk menyampaikan apa yang sebenarnya membebani hatimu.

Namun saya harus mengakui, it’s really not easy to express what you feel about other mistake. Saat hakmu merasa dirampas, padahal kamu sudah melakukan kewajiban. Saat kamu sedang bersusah payah, justru dia cekikan entah berantah. Saat kamu sedang bergumul dengan masalah yang penting, tapi orang lain justru mengganggu dan mengacaukannya ataupun saat-saat menjengkelkan lainnya. Yang kamu rasakan itu bisa berupa marah, emosi, kesal, jengkel dan freaking out!

Realita

Pada kenyataannya, banyak orang yang bertelinga namun tidak bisa mendengar. Many people who have eyes but can’t see. Dan sangat banyak orang yang hidup nggak pakai otak. Kasarnya, dikasih hati minta jantung.

Oleh karena kita semua tahu sulitnya mengungkapkan kekesalan tentang diri orang lain, marilah, please, saya mohon dengan sangat, pekalah terhadap lingkungan masing-masing. You ought to looking around and care with people around you. Because you are not live alone! Mengapa kamu harus terlalu egois atau bodoh sekali dengan membuat orang lain merasa jengkel. Bahkan saking jengkelnya tidak bisa diungkapkan.

Jika kamu berbuat salah, cepat-cepatlah meminta maaf. Saya toleransi dengan kesalahan yang tidak disengaja, tapi sebagai manusia normal, saya merasa hanya sedikit yang tidak disengaja. Sebagian besar kesalahan yang dibuat manusia merupakan hal yang sebenarnya sudah tahu itu salah. Kalau kamu meminjam sesuatu, kembalikanlah. If you make a promise, keep it! Kalau punya tanggung jawab, kerjakanlah.

Kehidupan ini saling berkaitan. Kita harus selalu mawas diri. Peka! Jangan sampai perbuatan kita justru melukai orang lain dan membuat mereka berdosa karena kekhilafan kita. Jangan sampai karena pemikiran dan perkataan kita yang tidak dipikirkan dahulu, membuat orang lain emosi sampai ke ubun-ubun. Jangan jadi orang yang bebal dan cuek. Toh, you are not God who the creator of this life! So it means this world is not yours!

Sekiranya tulisan ini, yang berasal dari lubuk hati saya bisa berguna bagi para pembaca.

0 Comments:

Post a Comment